OASE FIQH MINORITAS KAUM SANTRI DALAM MEMBANGUN MASA DEPAN BANGSA

Judul : Oase Fiqh Minoritas Kaum Santri Dalam Membangun Masa Depan Bangsa
Penulis : Prof. Dr. Moh. Dahlan, M.Ag.Dr. Hj. Erma Fatmawati, M.Pd., Prof. Dr. H. Babun Suharto, S.E., M.M.
Penerbit : CV. Ummul Quro Littijaroh
Harga : Rp. 108.000,-

Sinopsis :

Buku ini mengkaji secara komprehensif akar historis dan perkembangan ideologi fiqh minoritas melalui pemikiran tiga tokoh penting Indonesia, yaitu KH. Abdurrahman Wahid, KH. Zaini Mun’im, dan Bapak Prabowo Subianto. Pada Bab II, pembahasan difokuskan pada biografi intelektual ketiganya yang membentuk dasar pemikiran fiqh minoritas yang inklusif dan kontekstual. Selain itu, diuraikan pula konsep thaharah ‘an al-akhlak al-madzmumah sebagai landasan etis dalam membersihkan diri dari akhlak tercela, yang menjadi pijakan penting dalam praktik fiqh minoritas di dunia pesantren.

Selanjutnya, buku ini mengulas paradigma ijtihad fiqh minoritas dalam khazanah pesantren yang ditampilkan pada Bab III dan Bab IV. Prinsip-prinsip ijtihad dikembangkan melalui pendekatan istishlah (kemaslahatan) dan ‘urf (tradisi lokal) dalam merespons realitas kelompok minoritas secara adaptif. Pada bagian akhir, fiqh minoritas diposisikan sebagai “oase” pemikiran yang menghadirkan solusi atas keberagaman sosial melalui konsep fiqh al-qawasim al-musytarakah, fiqh dialog, dan fiqh keadilan. Keseluruhan pembahasan ini menegaskan bahwa fiqh minoritas bukan hanya kerangka hukum, tetapi juga instrumen untuk membangun harmoni, toleransi, dan keadilan dalam kehidupan masyarakat yang plural.